4 Macam Gaya Lompat Tinggi Beserta Penjelasannya (Lengkap)

4 Macam Gaya Lompat Tinggi Beserta Penjelasannya (Lengkap)

Gaya lompat tinggi adalah suatu cara atau teknik untuk melakukan lompat tinggi, sehingga seorang atlet atau pelompat dapat melompat setinggi mungkin dan mampu melewati mistar yang telah ditentukan ketinggiannya.

Pertanyaan selanjutnya adalah jenis gaya apa saja yang ada di dalam lompat tinggi? Secara umum gaya lompat tinggi terdapat 4 macam, yaitu gaya gunting, gaya guling sisi, gaya guling dan gaya flop. Tanpa panjang lebar lagi, yuk pahami gaya lompat tinggi di bawah ini

Jika anda belum mengetahui pengertian dan sejarah lompat tinggi, penulis sarankan terlebih dahulu baca “Lompat Tinggi : Sejarah, Pengertian, Teknik Dasar dan Peraturan (lengkap)”

Macam-macam Gaya Lompat Tinggi

Gaya Lompat Tinggi

Lompat tinggi ialah salah satu olahraga cabang atletik yang mengharuskan atlet melakukan lompatan setinggi-tingginya melewati mistar tanpa bantuan alat.

Gaya yang diperbolehkan dalam lompat tinggi ini diantaranya gaya gunting, guling sisi, guling straddle, dan flop. Sementara itu, diperbolehkan menggunakan gaya baru asalkan tidak bertentangan dengan aturan Internasional.

Sesuai dengan namanya, lompat tinggi membutuhkan keterampilan untuk melewati mistar yang disangga oleh kedua tiang. Biasanya untuk memperoleh lompatan yang lebih tinggi, mereka harus memiliki kekuatan, kecepatan tungkai dalam melakukan tolakan, posisi yang benar melewati mistar beserta gerakan awalan.

Nah, semua keterampilan itu juga harus disesuaikan jenis gaya lompat tinggi yang akan digunakan. Nah, yuk kita simak aja macam-macam gaya lompat tinggi berikut ini.

1. Gaya Gunting (Scissors)

Lompat Tinggi Gaya Gunting

Ialah gaya yang paling klasik dari gaya lompat tinggi. Mengapa dinamakan gaya gunting? Alasannya karena posisi kaki yang melakukan tolakan, mengayun dan akhirnya kedua kaki serta seluruh tubuh melewati mistar nampak seperti gerakan gunting. Nah, tahapannya seperti apa? Kalian dapat penjelasannya berikut ini.

Awalan

Gerakan awalan bagi atlet dapat dilakukan dengan cara berlari dari arah depan dan agak serong ke arah kanan ataupun kiri. Hal itu disesuaikan keinginan dari atlet sendiri  baik dalam menggunakan kaki untuk tumpuan maupun arah ia akan berlari.

Jadi, jika menggunakan tumpuan kaki kanan, maka awalan dilakukan dari samping kanan. Akan tetapi, jika tolakannya menggunakan kaki kiri maka awalan dilakukan dari samping kiri juga.

Hal yang perlu diingat ketika mengambil posisi ancang-ancang, usahakan tidak terlalu jauh setidaknya 3 sampai 9 langkah menyesuaikan dengan tinggi mistar. Selain itu, ambillah posisi awalan setidaknya 30-40 derajat dari tiang ataupun mistar.

Tumpuan

Kalian bebas memilih kaki mana yang akan digunakan sebagai tumpuan, sebaiknya sesuai kenyamanan agar melompati mistar lebih mudah. Akan tetapi, usahakan menggunakan kaki terjauh dari tiang mistar. Nah, pada saat melakukan tolakan posisi badan agak telungkup dan agak condong ke belakang.

Selanjutnya, kaki yang tidak digunakan untuk tumpuan harus mengayunkan kaki tersebut lurus kedepan dan kearah atas menyilang dari tiang mistar.

Saat Melayang

Pada tahap ini, kaki yang digunakan tumpuan diayunkan lurus kearah samping kanan atau kiri (sesuai posisi tubuh atlet) sampai ketinggian maksimum. Sedangkan, kaki yang bebas tumpuan diayunkan lurus ke arah belakang sehingga terlihat seperti gunting melewati mistar.

Lalu segera diikuti badan diputar ke kanan atau kiri. Usahakan pandangan tidak ke bawah dan mengarah pada tempat pendaratan karena akan mengganggu konsentrasi. Nah, ketika posisi tubuh sudah mulai turun kaki segera diluruskan.

Pendaratan

Tahapan terakhir ialah pendaratan, pastikan posisi badan kalian tetap rileks dan tidak terlalu tergesa-gesa mendarat. Ketika pendaratan, usahakan kaki belakang diangkat setinggi mungkin agar tidak mengenai mistar. Saat kaki diayun dan menurun melewati mistar dan posisi badan hampir tegak serta kondisi mistar dibawah panggul. Saat itulah, kaki melakukan tolakan untuk mendarat dengan badan menghadap ke samping.

Baca Juga > Lompat Jauh : Pengertian, Teknik Dasar Dan Peraturan (Lengkap)

2. Gaya Guling Sisi (Western Roll)

Lompat Tinggi Gaya Guling Sisi

Gaya guling sisi atau disebut juga wastern roll adalah sebuah gaya lompat tinggi yang dilakukan dengan cara melompati mistar dari sisi samping. Lalu, mengangkat tubuh seluruhnya dan memposisikannya sedemikian rupa sampai melayang terlentang di udara. Setelah itu, sesegera mungkin memutar badan hingga melewati dan menuruni mistar.

Akan tetapi, gaya lompat tinggi ini kemudian dicabut karena atlet hanya menggunakan gaya yang ada sebelumnya. Pada dasarnya tidak dipakainya gaya ini karena posisi kepala menjadi lebih rendahh dari pinggul dan hal ini dianggap tiak sah dan dinilai sebagai bentuk diskualifikasi.

Kalian masih penasaran gerakannya seperti apa? Yuk kepoin dulu tata caranya dibawah ini.

Awalan

Tahap awalan, dapat kalian lakukan dengan persiapan dari arah samping sekitar 35-40 derajat. Jika kalian menggunakan kaki kanan sebagai tumpuan, maka awalannya juga harus dari arah samping kanan. Hal ini berlaku sebaliknya apabila kalian menggunakan tumpuan kaki kiri.

Intinya kalian memiliki kebebasan memilih kaki mana yang akan digunakan sebagai tumpuan. Tipsnya, gunakanlah kaki yang paling dominan.

Tumpuan

Biasanya gaya lompat tinggi dengan teknik ini menggunakan tumpuan kaki yang paling dekat dengan mistar (kaki dalam). Nah, atlet dapat melakukan awalan dengan mengayunkan kaki ke depan atas dengan posisi menyilang dari mistar.

Tahapan inilah yang paling penting karena akan berpengaruh terhadap tingginya lompatan. Jika terdapat kesalahan, maka sangat dimungkinkan badan tidak seimbang dan terjatuh.

Saat Melayang

Gerakan melayang pada gaya ini adalah memposisikan tubuh dengan sedemikian rupa. Caranya bagaimana? Caranya, saat melompat dengan menggunakan kaki, dan tubuh melayang di udara melewati mistar.

Kalian kondisikan tubuh dengan posisi miring dan sejajar dengan mistar. Nah, pada saat yang bersamaan turunkan kepala agar lebih rendah dari pinggul. Setelah itu, lanjutkan gerakan meluncur ke bawah.

Pendaratan

Pada saat pendaratan, kalian dapat lakukan dengan dua cara. Pertama, mendaratkan salah satu tangan dan kaki tumpuan secara bersamaan. Kedua, dapat kalian lakukan dengan mendaratkan kedua tangan yang diikuti dengan berguling menjauhi mistar tersebut.

3. Gaya Guling (Straddle)

Lompat Tinggi Gaya Guling

Gaya ini paling sering digunakan oleh atlet lompat tinggi dalam perlombaan sehingga sangat populer. Menurut sejarahnya memang gaya ini pertama kali ditemukan oleh Jim Stewart asal AS (Amerika Serikat) pada tahun 1930.

Sederhananya dari gerakan gaya ini ialah tubuh diputar dan dibalikkan dengan cepat ketika tubuh melewati mistar. Nah, posisi terakhir gaya ini ialah menelungkup. Tahapan-tahapan untuk melakukan gaya guling ini adalah sebaagai berikut :

Awalan

Tahap awalan, dapat kalian lakukan dengan persiapan dari arah samping sekitar 35-40 derajat. Teknik awalan gaya ini hampir mirip dengan guling sisi. Jika kalian menggunakan kaki kanan sebagai tumpuan, maka awalannya juga harus dari arah samping kanan. Hal ini berlaku sebaliknya apabila kalian menggunakan tumpuan kaki kiri.

Intinya kalian memiliki kebebasan memilih kaki mana yang akan digunakan sebagai tumpuan. Tipsnya, gunakanlah kaki yang paling dominan karena akan jauh lebih mudah dan nyaman. Kemudian, gunakanlah langkah ganjil misalnya tiga langkah terakhir harus panjang dan lebih cepat.

Tumpuan

Biasanya gaya lompat tinggi dengan teknik ini menggunakan tumpuan kaki yang paling dekat dengan mistar (kaki dalam). Nah, atlet dapat melakukan awalan dengan mengayunkan kaki sekuat-kuatnya ke depan atas sampai ketinggian maksimum.

Dibantu dengan ayunan dari kaki belakang ke depan atas, dan ayunan kedua tangan kalian ke belakang atas. Tahapan inilah yang paling penting karena akan berpengaruh terhadap tingginya lompatan.

Hal yang harus kalian ingat, jika melakukan kesalahan maka sangat dimungkinkan badan tidak seimbang dan terjatuh. Oleh karena itulah, pastikan mengambil tumpuan yang benar dan tepat agar lompatan maksimal dan tinggi.

Saat Melayang dan Pendaratan

Gerakan melayang pada gaya ini adalah memposisikan tubuh dengan sedemikian rupa. Caranya bagaimana? Caranya, saat melompat dengan menggunakan kaki tumpuan, dan tubuh melayang di udara melewati mistar.

Kalian kondisikan tubuh dengan posisi telungkup dan sejajar dengan mistar. Nah, pada saat yang bersamaan turunkan kepala agar lebih rendah dari pinggul. Setelah itu, lanjutkan gerakan meluncur ke bawah.

4. Gaya Lompat Tinggi Fosbury Flop

Lompat Tinggi Gaya Flop

Tahukah kamu? Siapa yang menciptakan gaya lompat tinggi Fosbury Flop?

Dialah Dick Ricarood Fosbury, atlet lompat tinggi asal Amerika. Gaya lompat tinggi ini memiliki keunikan khusus, sobat. Apakah itu? Keunikan dari gerakan gaya ini ialah ketika melakukan lompatan, posisi tubuh harus membelakangi mistar dan melewati mistar dengan mengedepankan punggung atlet.

Sekilas memang gaya ini seperti orang salto, karena awalannya hampir sama. Nah, perbedaannya terletak pada posisi tubuh pada gaya ini tidak berjungkir-jungkir balik.

Melainkan, tetap posisi konstan dengan mengedepankan punggung dan menggunakannya untuk tumpuan jatuh. Oh My God, ngeri kan? Nah, supaya tidak salah dalam melakukan lompatan, mari kita simak penjelasan stepnya dibawah ini yah

Gerakan Awalan

Awalan gaya lompat tinggi yang satu ini, dapat dimulai dengan mengambil langkah panjang dan cepat dengan posisi sikap tegak. Nah, gunakanlah kaki yang paling dominan sebagai tumpuan untuk melakukan tolakan. Jarak antara kaki tolakan dan mistar sendiri sekitar 22-35 cm.

Gerakannya dimulai dari awalan jalan, lari, dan melangkah. Kemudian, kaki melakukan tolakan dan menekan untuk melewati ketinggian mistar yang ditentukan.

Tumpuan

Pada tahapan ini, gerakkan kaki tumpu kalian yang paling kokoh/dominan. Nah, ketika melakukan tolakan, gunakan salah satu kaki dengan posisi badan agak condong ke belakang. Barulah ketika selesai melakukan tolakan, kaki diluruskan kembali. Usahakan kedua tangan tetap berada di samping untuk menjaga keseimbangan badan.

Pendaratan

Ketika mendarat biasanya seluruh anggota badan mulai dari punggung, kedua kaki hingga lengan jatuh ke matras persis seperti telentang. Keberhasilan dari pendaratan gaya lompat tinggi ini terletak pada keseimbangan dan kekuatan otot badan kalian.

Baca Juga 3 Jenis Gaya Lompat Jauh Yang Harus Kamu Tahu

Demikianlah pembahasan tentang gaya lompat tinggi, semoga informasi di atas dapat membantu anda yang sedang mencari berbagai informasi tentang gaya lompat tinggi. Jika ternyata anda adalah seorang yang mempunyai cita-cita sebagai atlet lompat tinggi, maka mulai berlatihlah sejak dini.

Mulailah dengan gaya yang paling mudah anda kuasai, dengan latihan secara rutin penulis berani jamin anda bisa menjadi atlet yang cukup profesional, sampai disini saja artikel kali ini, Terimakasih telah membaca artikel ini hingga selesai.

Leave a Reply